Reference Guide

130 Manual Instalasi dan Referensi Adaptor Brocade
53-1002144-01
Booting melalui SAN
4
CATATAN
Untuk detail penggunaan perintah BCU, baca instruksi untuk ethboot di dalam lampiran Utilitas
Perintah Brocade pada Panduan Administrator Adaptor Brocade.
Booting melalui SAN
Fitur “Boot Over SAN (Booting Melalui SAN)” memungkinkan host untuk membooting sistem
operasinya dari perangkat booting yang terpasang langsung ke sistem host atau terletak di suatu
tempat pada SAN, bukan menggunakan disk lokal host. Khususnya, “boot device (perangkat
booting)” ini merupakan nomor unit logis (LUN) yang terletak pada perangkat penyimpanan. LUN
bisa ditargetkan secara khusus untuk melakukan booting pada host yang menjalankan Windows,
Linux, atau VMware, atau Solaris. Untuk informasi lebih lanjut mengenai bagaimana Brocade Boot
BIOS menerapkan fitur ini, baca
“BIOS Brocade mendukung booting melalui SAN” di halaman 131.
Booting dari lokasi LAN jarak jauh memberikan keuntungan yang nyata, yaitu pemulihan yang
cepat jika terjadi kegagalan fungsi host atau adaptor. Dengan BIOS booting adaptor aktif untuk
booting melalui SAN dan telah dikonfigurasi dengan lokasi perangkat booting serta urutan booting,
penggantian host lama dengan yang baru mencakup instalasi adaptor dari host lama ke dalam
host baru dengan konfigurasi yang sama, selanjutnya melakukan booting host baru. Sistem
operasi host secara otomatis melakukan booting dari perangkat SAN jarak jauh.
Meskipun pemulihan cepat dari kegagalan fungsi merupakan keunggulan besar fitur ini, namun
berikut ini adalah beberapa pertimbangan untuk host dan adapter, bergantung pada situasi
penggantiannya:
Meskipun Anda menginstal host yang serupa, host baru kemungkinan memerlukan opsi BIOS
Sistem yang unik dan pengaturan lain, atau koneksi drive IDE internal mungkin perlu diputus
atau tidak diaktifkan guna memulai booting jaringan.
Jika mengganti adaptor Brocade dalam host dengan adaptor Brocade yang serupa, Anda perlu
merekonfigurasi adaptor untuk dapat melakukan booting dari perangkat booting jarak jauh
yang sesuai. Anda juga harus memperbarui akses terhadap port perangkat penyimpanan
untuk mewakili PWWN adaptor. Terakhir, Anda harus memperbarui zona target inisiator
tunggal yang dibuat untuk port adaptor dan port perangkat penyimpanan dengan PWWN
adaptor baru.
Jika mengganti host yang modelnya berbeda, Anda mungkin diminta untuk memasang driver
adapter untuk adapter yang ada.
Melakukan booting server dari penyimpanan yang terpasng pada SAN dapat menyederhanakan
administrasi server secara signifikan dan memfasilitasi implementasi server. Alih-alih
mengonfigurasi setiap server secara manual, image booting pada sistem berbasis LAN bisa
dikloning dan ditetapkan ke sekelompok server secara bersamaan. Hal ini tidak hanya
menyederhanakan konfigurasi awal, namun membuat pembaruan perangkat lunak yang sedang
berlangsung dan pemeliharaannya menjadi jauh lebih mudah untuk dikelola. Ketika image booting
dikelola pada jaringan secara terpusat, maka kemampuan, integritas, dan keamanan server untuk
memulihkan data juga meningkat.
Berikut ini adalah keuntungan tambahan dari booting melalui SAN:
Menghilangkan persyaratan untuk hard drive lokal.
Manajemen penyimpanan terpusat dan administrasi worksation klien.
Pemulihan bencana.